Welcome to http://jadimanhutapea.blogspot.com

Laman

Tampilkan postingan dengan label Danau Toba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Danau Toba. Tampilkan semua postingan

Tao Lumban Binanga - Laguboti

Panorama alam sekitar pesisir Danau Toba, tepatnya di Desa Lumban Binanga Laguboti , Toba Samosir, Sumatera Utara. Tempat yang menjadi salah satu tujuan kunjungan wisata di daerah kecamatan laguboti itu, sudah mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal. Hal itu terlihat dengan ramainya pengunjung pada saat minggu sore di lokasi tersebut. Disana juga sudah terdapat fasilitas penginapan / hotel maupun café untuk melengkapkan kunjungan wisata kita.

Selain kawasan pesisir danau yang langsung bergandengan dengan pasir yang kelihatan putih, tampaknya mendukung situasi untuk tidak melepaskan kesempatan untuk berenang di tempat tersebut. Harapannya semoga daerah pesisir danau toba di Lumban Binanga tetap mendapat perhatian penuh dari pihak masyarakat setempat maupun pemerintah untuk tetap lestari.


Panorama Alam Tao Lumban Binanga

Air Terjun Sampuran - Balige

Air terjun adalah formasi geologi dari arus air yang mengalir melalui suatu formasi bebatuan yang mengalami erosi dan jatuh ke bawah dari ketinggian. Sama halnya dengan Air Terjun Sampuran yang berada di kawasan Desa Hutanamora, Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir.

Kondisi alam di sekitar air terjun yang sepertinya belum banyak terjamah manusia memberikan kenikmatan tersendiri bagi pengunjungnya. Hutan yang masih rimbun dan lebat menjaga ketersediaan sumber air terjun ini. Airnya yang sangat dingin dan segar dengan kualitas yang masih sangat bersih dan jauh dari pencemaran lingkungan sangat menyejukkan ketika dinikmati.

Daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata alam yang bias kita kunjungi selama 2 jam perjalanan dari kota balige sampai menuju tempat wisata. Air terjun sampuran dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama satu jam. Untuk para wisatawan pencinta alam, tantangan ini akan memberikan kepuasan tersendiri untuk menaklukkan medan menuju air terjun ini. Dengan menempuh sawah, batu batuan, rumput lalang ditengah hutan.

Air terjun Sampuran tampak dari kejauhan



Batak ethnic - Let's Save The Culture

Batak merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia. Nama ini merupakan sebuah terma kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara. Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak adalah Karo, Pakpak, Dairi, Toba, Simalungun, Mandailing, dan Angkola.

Batak ethnic - Let's Save The Culture
Sebagian orang Batak menganut agama Kristen dan sebagian lagi beragama Islam. Tetapi ada pula yang menganut agama Malim (pengikutnya biasa disebut dengan Parmalim).


Sebelum suku Batak menganut agama Kristen Protestan, mereka mempunyai sistem kepercayaan dan religi tentang Mulajadi Nabolon yang memiliki kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaan-Nya terwujud dalam Debata Natolu.

Adat Budaya Batak - Upacara Kematian

Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak mengenal tiga konsep, yaitu:

Tondi
Jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan, oleh karena itu tondi memberi nyawa kepada manusia. Tondi di dapat sejak seseorang di dalam kandungan.Bila tondi meninggalkan badan seseorang, maka orang tersebut akan sakit atau meninggal, maka diadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yang menawannya.
Sahala
Jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Semua orang memiliki tondi, tetapi tidak semua orang memiliki sahala. Sahala sama dengan sumanta, tuah atau kesaktian yang dimiliki para raja atau hula-hula.
Begu
Tondi orang telah meninggal, yang tingkah lakunya sama dengan tingkah laku manusia, hanya muncul pada waktu malam.

Rangkaian Adat Upacara Kematian - Tu Udean
Demikianlah religi dan kepercayaan suku Batak yang terdapat dalam pustaha. Walaupun sudah menganut agama Kristen dan berpendidikan tinggi, namun orang Batak belum mau meninggalkan religi dan kepercayaan yang sudah tertanam di dalam hati sanubari mereka. Ada juga kepercayaan yang ada di Tarutung tentang ular (ulok) dengan boru Hutabarat, dimana boru Hutabarat tidak boleh dikatakan cantik di Tarutung. Apabila dikatakan cantik maka nyawa wanita tersebut tidak akan lama lagi, menurut kepercayaan orang itu. Masyarakat Batak memiliki falsafah, azas sekaligus sebagai struktur dan sistem dalam kemasyarakatannya yakni Tungku nan Tiga atau dalam Bahasa Batak Toba disebut Dalihan na Tolu, yakni Hula-hula, Dongan Tubu dan Boru ditambah Sihal-sihal. Dalam Bahasa Batak Angkola Dalihan na Tolu terdiri dari Mora, Kahanggi, dan Anak Boru

Hulahula
Pihak keluarga dari isteri. Hula-hula ini menempati posisi yang paling dihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat Batak (semua sub-suku Batak). Sehingga kepada semua orang Batak dipesankan harus hormat kepada Hulahula (Somba marhula-hula).

Dongan Tubu
Dongan Sabutuha adalah saudara laki-laki satu marga. Arti harfiahnya lahir dari perut yang sama. Mereka ini seperti batang pohon yang saling berdekatan, saling menopang, walaupun karena saking dekatnya terkadang saling gesek. Namun pertikaian tidak membuat hubungan satu marga bisa terpisah. Diumpamakan seperti air yang dibelah dengan pisau, kendati dibelah tetapi tetap bersatu. Namun demikian kepada semua orang Batak (berbudaya Batak) dipesankan harus bijaksana kepada saudara semarga. Diistilahkan, manat mardongan tubu.

Boru/Anak Boru
Pihak keluarga yang mengambil isteri dari suatu marga (keluarga lain). Boru ini menempati posisi paling rendah sebagai 'parhobas' atau pelayan baik dalam pergaulan sehari-hari maupun (terutama) dalam setiap upacara adat. Namun walaupun burfungsi sebagai pelayan bukan berarti bisa diperlakukan dengan semena-mena. Melainkan pihak boru harus diambil hatinya, dibujuk, diistilahkan: Elek marboru.

Namun bukan berarti ada kasta dalam sistem kekerabatan Batak. Sistem kekerabatan Dalihan na Tolu adalah bersifak kontekstual. Sesuai konteksnya, semua masyarakat Batak pasti pernah menjadi Hulahula, juga sebagai Dongan Tubu, juga sebagai Boru. Jadi setiap orang harus menempatkan posisinya secara kontekstual. Sehingga dalam tata kekerabatan, semua orang Batak harus berperilaku 'raja'. Raja dalam tata kekerabatan Batak bukan berarti orang yang berkuasa, tetapi orang yang berperilaku baik sesuai dengan tata krama dalam sistem kekerabatan Batak. Maka dalam setiap pembicaraan adat selalu disebut Raja ni Hulahula, Raji no Dongan Tubu dan Raja ni Boru.


Sahat-sahat ni solu, sahat ma tu labuan,
Sahat ma hita leleng mangolu, jala sai di dongani Tuhan.

Rabba na poso, ndang piga tubuan lata
Hami na poso, ndang piga na umboto hata

Pusuk Buhit - Huta Batak - Temukan rahasianya..!!


Horas ma di sude hita.
Pomparan ni si Raja Batak.
Natua tua do namandok :
Sahat ma tu sianjur mula mula,
Sahat ma tu sianjur mula jadi,
mula ni hatubuan.
Sahat ma sude, pomparan ni si Raja Batak,
maduma jala mamora,
Sahat ma tu parhorasan Sahat ma tu panggabean

Suku Batak yang sudah beredar di seluruh pelosok nusantara, memiliki cerita dan kisahnya tersediri yang orisinal. Sebagai salah seorang mahasiswa, saya tidak memiliki wawasan yang luas tentang hal itu, tetapi saya berupaya untuk mencari tahu tentang asal muasal dari si Raja Batak dan cerita tentang Pusuk Buhit. Cerita nya berawal dari Pusuk Buhit, sebuah perkampungan batak yang berada di Kecamatan Sianjur Mula Mula, kira kira 4 jam perjalanan dari kota kelahiran saya, Balige Toba Samosir.
Dan Menurut berbagai referensi web yang saya pahami, bahwa berdasarkan kepercayaan masyarakat, di Pusuk Buhit ini pertama sekalinya sebutan Mula Jadi Nabolon menampakkan diri. Dan tempat ini masih di anggap keramat dan misteri bagi pengunjung wisata. Namun jika menilai: Pusuk Buhit, Batu Hobon, Sopo Guru Tatea Bulan dan Mual Si Pitu dai masih sebuah tempat yang belum banyak di kunjungi oleh masyarakat batak sendiri. hal itu karena banyak hal alasan pribadi.
Dari Pusuk Buhit, sebagai pengunjung pertama kita akan tertegun dan heran dengan panorama wisata alam yang sangat indah. Di tempat ini kita akan juga menyaksikan panorama huta ginjang, gagahnya danau toba, perkampungan Sagala.
Objek Wisata Budaya Rumah Si Raja Batak
Sesampainya di Pusuk Buhit, dengan menembus beberapa jam perjalanan dari kota Tele, Pengunjung akan menyaksikan aliran air terjun yang percis bergandengan langsung dengan perbukitan. sekaligus menikmati sunrise di pagi hari begitu juga aksi terbenamnya matahari dari celah bukit serta panorama latar Danau Toba.

Sopo Guru Tatea Bulan - Sianjur Mula Mula







Eme ni Simbolon parasaran ni si borok,
Sai horas-horas ma hita on laos Debata ma na marorot.

Sititik ma sigompa, golang-golang pangarahutna,
Tung so sadia pe naeng tarpatupa, sai anggiat ma godang pinasuna.
Molo adong na hurang lobi, Asa hita Patingkos hita mardame dame.

Saatnya Peduli Bona Pasogit_Mau nunggu ampe kapan...????

Direncanakan akan diadakan Perayaan Natal Alumni SMA/SMK seKab:Bandung_Jawa Barat.
dengan maksud Menjalin Solidaritas Alumnus2 yang berasal dari Bona Pasogit,
yang tujuan akhirnya ialah mendirikan aliansi Peduli Bona Pasogit (kab.Toba Samosir)
Prioritas utamanya adalah Pengembangan dan Peningkatkan Pendidikan di Bona Pasogit
dengan harapan akan adanya kerjasama antara aliansi Peduli TobasA yg ada di Parjalangan/di Bona Pasogit dan Tentunya dengan pemKab TobaSa.

ex:
Penyuluhan oleh Mahsiswa/i Bandung ke sekolah2 di daerah setiap acara Mudik.
Penyambutan mahasiswa/i baru asal TobaSa yang datang ke Bandung.
_akan di pikirkan mana yang terbaik,sesuai saran dari mereka2 yang benar benar peduli.

NB:
adapun tujuan dari ini semua terlepas dari Politik dan jangan di Politisi maupun Lahan Bisnis atau sejenisnya.
ini adalah ide ide dari kami mahasiswa sendiri tidak di motori oleh orang di Balik Layar.
_kepanitiaaan belum di bentuk,kami menunggu persetujuan anda.

latar belakang/acuan ide ini:
1) jika ditarik grafik dari tahun 2008 s/d 2010,
jumlah pelajar asal TobaSa yang sukses menduduki perguruan tinggi negri semakin menurun,
terutama PTN favorit yang ada di Jawa,
sementara setiap tahun selalu ada perubahan pola Ujian dan juga peraturan,
_kami bermaksud mengadakan penyuluhan ke sekolah sekolah setidaknya setiap libur semester.

2) semakin meningkatnya pelajar yang putus sekolah akibat dari pergaulan bebas,
banyaknya siswa/i umur belasan tahun di daerah menikah akibat sex di luar nikah.
-kami bermaksud mengadakan kerjasama dengan pemkab seputar pengembngan PIK/KRR
(Kesehatan Reproduksi Remaja)

3)Seputar Kerohanian
di Tobasa Dulu diadakan Kebaktian Siswa Kristen(KSK)
(di adfakan di Pardede pasir,Tambunan,Sitolu ama,Laguboti)
dan belakangan ini telah merosot siswa/siswi yang menghadiri nya,
dan banyak sekertariat yang telah bergabung,mis dibalige tadinya ada 3 sekretariat yakni pelabuhan,
pardede onan,onan raja
katanya...(adik2 sma disana )pelabuhan itu telah gabung ke pardede onan.
dan untuk daerah yang lain kami belum tahu pasti bagaimana nasibnya.
ada apa ini kami tidak tahu pasti
yang jadi pertanyaan....
apakah nanti setelah kita di injak tidak bisa lagi gereja baru kite ingin mengenal Tuhan...??? haruskah setelah kita mahasiswa baru kita aktif pelayanan...??? atau itu KTB,PMK,PA dll.
sementara lebih dini dibekali oleh mentalitas yang baik,lebih besar hasilnya di kemudian hari....

=>untuk data yang lebih akurat anda dapat melihat koran2 yg lewat seputar pegunguman hasil snmptn,
dan tentunya menanyakan langsung kepada pelajar yang ada di Bona Pasogit bagaiman perkembangan Tobasa saat ini.

so....
Bagaimana pendapat teman teman ataupun Senioran dan juga Natua tua kami yang telah lebih dahulu mangaranto,
tolong berikan saran n komentar bagaimana baiknya,demi perkembangan Bona Pasogit sendiri.
_tolong di share ya...^_^

Danau Toba, Primadona Toba Samosir

Kabupaten Toba Samosir yang menjadi kabupaten asal suku Batak Toba tidak terlepas dari keberadaan danau toba yang mendampingi kota tersebut. Keberadaan Danau Toba di daerah itu membuat kota itu menjadi indah, fresh dan mengagumkan. Dimana terdapat tempat tempat lain panatapan yang indah seperti Tarabunga, Lumban Silintong, Dolok Tolong, Huta Ginjang yang mana semua tempat tersebut mengedepankan keberadaan Danau Toba. Tak hanya itu, saya juga merasakan dampak positif danau toba yang membuat saya bangga di lahirkan dan di besarkan di kota itu.

Hal lain yang berpengaruh, yaitu peningkatan taraf ekonomi masyarakat sekitar, yang berpikir bijak dan memiliki paradigma untuk terus meningkatkan daya tarik wisatawan domestik maupun wisatawan luar. Mengingat bahwa danau toba adalah salah satu aset masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya masing masing.

Dalam hal ini, Pemerintah Toba Samosir sangat berperan penting untuk memegang kendali pariwisata dan budaya. Seperti halnya dalam melakukan peningkatan publikasi tentang paket tour wisata. Pemerintah bersama masyarakat terus melakukan kerjasama untuk peningkatan fasilitas wisata seperti tour agent , paket wisata, hotel dan penginapan, sarana transportasi.

Namun pada intinya memperhatikan, tetap pada culture suku batak yang utuh, tanpa modernisasi adat dan budaya.



Panatapan dari Dolok Tolong



Panatapan dari Huta Lumban Silintong - Balige


Pelabuhan Balige


Panatapan dari Kecamatan Gurgur



Panatapan di Tara Bunga - Balige Toba Samosir



Panatapan di Tara Bunga - Balige






Sebut saja Batu Cinta Panatapan - Lumban Silintong - Balige

javascript:void(0)