Welcome to http://jadimanhutapea.blogspot.com

Laman

Danau Toba, Primadona Toba Samosir

Kabupaten Toba Samosir yang menjadi kabupaten asal suku Batak Toba tidak terlepas dari keberadaan danau toba yang mendampingi kota tersebut. Keberadaan Danau Toba di daerah itu membuat kota itu menjadi indah, fresh dan mengagumkan. Dimana terdapat tempat tempat lain panatapan yang indah seperti Tarabunga, Lumban Silintong, Dolok Tolong, Huta Ginjang yang mana semua tempat tersebut mengedepankan keberadaan Danau Toba. Tak hanya itu, saya juga merasakan dampak positif danau toba yang membuat saya bangga di lahirkan dan di besarkan di kota itu.

Hal lain yang berpengaruh, yaitu peningkatan taraf ekonomi masyarakat sekitar, yang berpikir bijak dan memiliki paradigma untuk terus meningkatkan daya tarik wisatawan domestik maupun wisatawan luar. Mengingat bahwa danau toba adalah salah satu aset masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya masing masing.

Dalam hal ini, Pemerintah Toba Samosir sangat berperan penting untuk memegang kendali pariwisata dan budaya. Seperti halnya dalam melakukan peningkatan publikasi tentang paket tour wisata. Pemerintah bersama masyarakat terus melakukan kerjasama untuk peningkatan fasilitas wisata seperti tour agent , paket wisata, hotel dan penginapan, sarana transportasi.

Namun pada intinya memperhatikan, tetap pada culture suku batak yang utuh, tanpa modernisasi adat dan budaya.



Panatapan dari Dolok Tolong



Panatapan dari Huta Lumban Silintong - Balige


Pelabuhan Balige


Panatapan dari Kecamatan Gurgur



Panatapan di Tara Bunga - Balige Toba Samosir



Panatapan di Tara Bunga - Balige






Sebut saja Batu Cinta Panatapan - Lumban Silintong - Balige

Wisata Rohani Salib Kasih - Tarutung

Tidak hanya terfokus pada daerah Laguboti sebagai Daerah Tujuan Wisata tempo itu, Berkunjung ke daerah Kabupaten Toba Samosir, jangan pernah melupakan yang satu ini sebagai referensi kunjungan perjalanan anda. Kota Tarutung. Yah, kota itu itu menjadi referensi kunjungan yang menarik untuk di pertimbangkan. Di kenal sebagai Kota Wisata Rohani, karena disana terdapat Salib Kasih, Yaitu sebuah menara berbentuk salib setinggi kurang lebih 30-an meter, yang dibangun Pemerintah Tapanuli Utara di bukit Siatas Barita Tarutung.

Di tempat kunjungan tersebut kita akan melihat kota tarutung dari bukit siatas Barita. Walau sudah lama bertempat tinggal di Laguboti, yang kenyataannya cuman 2 jam perjalanan kesana, tapi saya pribadi belum pernah mengujungi tempat itu karena alasan tidak ada kesempatan. Namun setelah 2 tahun menjalani pendidikan di bandung, dan kebetulan mudik untuk liburan semester, baru saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke tempat itu dengan rasa yang sangat 100% penasaran.

Kesan pertama mengunjungi Salib Kasih Tarutung, terkesan Wah. !!!.. ya. Karena tempat itu sangat hening, nyaman dan fresh dilengkapi fasilitas rumah doa. Saat itu, saya di temani oleh salah seorang mahasiswi Politeknik Informatika Del, Laguboti. Rasa senang dan wah itu, membuat aku tidak pernah melupakan moment itu.

Setelah dari tempat itu, kita mengalihkan perjalanan menuju Pemandian Air soda, sekitar 1 jam perjalanan dari Salib Kasih. Menurut referensi web yang saya pahami, Dalam kolam pemandian Air soda itu merupakan sejenis air yang di karbonasikan dan dibuat bersifat efervesen dengan penambahan gas karbon dioksida di bawah tekanan. Dan kini sumber air soda ini telah terdapat di tapanuli utara. Dan ini merupakan salah satu obyek wisata di Tarutung yang belum dapat dioptimalkan sebagaimna layaknya sebuah wisata.

Perjalanan Pulang dari tempat itu juga tidak di lewatkan begitu saja, kita menikmati Panorama sekitar, seperti Aek Sigeaon, percis bergandengan dengan pusat kota Tarutung. Juga tambak Raja Hutapea Tarutung. Akhir kalimat : semoga kota Tarutung terus berkembang dan Maju. Horas.


Salib Kasih Tarutung, di bukit Siatas Barita


Tampak Depan , Salib Kasih Tarutung - Siatas Barita



Rumah Doa Salib Kasih - Tarutung



Pemandian Air Soda - Tarutung


Main Gate Of Tarutung City


Bundaran Depan Kantor Bupati Kabupaten Tapanuli Utara




Aek SiGeaon - Kota Tarutung



Panatapan dari Jalan Menuju Salib Kasih




Tambak Ni Raja Hutapea - Tarutung


Ulaon Adat Batak Toba - Laguboti

Negara Indonesia yang memiliki beragam suku tersebar di seluruh penjuru nusantara, Ia juga memiliki adat budaya yang memiliki khas cirinya masing masing. Termasuk di tempat kelahiranku laguboti, Toba Samosir. Secara natural daerah tersebut memiliki khas adat yang sangat tidak asing buatku, namun mungkin bagi kalangan tertentu aneh terlihat.

Bagi masyarakat kami, mengangkat martabat sebuah marga adalah dengan menghormati orangtua dan para leluhur. Salah satunya dengan melaksanakan ritual mangokal holi atau memindahkan tulang belulang leluhur .

Mangokal holi. Yah, namanya adalah mangokal holi. Disini tradisi mangokkal holi atau menggali dan memindahkan tulang belulang leluhur, menjadi tradisi orang Batak Toba. Inilah ajang untuk menghormati para leluhur. Lewat mangokal holi juga, orang Batak Toba berharap mendapat limpahan berkat, berupa banyak keturunan, panjang umur, dan kekayaan. Pemakaman dalam budaya batak toba bukan hanya dari mangokal holi, namun ada juga penguburan langsung ke tanah sesaat setelah kematian, terutama bagi orang yang mati muda.

Tapi kali itu, di tempat saya langsung menyaksikan ulaon tersebut, acara mangokkal holi di lakukan oleh penatua penatua huta di dampingi oleh keluarga. Penggalian tulang belulang leluhur yang sudah bertahun tahun di kubur dalam tanah, tentunya memerlukan seseorang ‘halak namalo’ untuk mengetahui ‘mendoakan’ apakah tulang belulang yang di angkat sudah tepat atau tidak.

Menurut yang saya pahami dari berbagai media web tentang adat mangukkal holi, ternyata adat tersebut bukan hanya sebatas adat biasa tapi di akui mangokkal holi adalah adat mengantar kan leluhur kepada kesempurnaan, sering disebut 'hasangapon' dalam bahasa batak, percaya bahwa kematian bukan akhir perjalanan hidup, namun justru tahap untuk mencapai kesempurnaan.


Ulaon adat batak toba 'Mangokkal holi' di salah satu desa di kecamatan Laguboti.

Penyembelihan kerbau, Agar para pemilik tanah di huta, mendapat rejeki atau berkat, dari acara mangohal holi yang akan diselenggarakan.


Penyembelihan lembu untuk kelengkapan adat.


Acara Penggalian tulang belulang leluhur.


Ulaon adat di lengkapi dengan Parhasapi, parsarune dan pargondang, simbol penghormatan dan kebahagiaan


javascript:void(0)